Script HTML Membuat Tombol WhatsApp Melayang dengan Animasi Pulse CSS (Ringan & Responsif)
Script HTML Membuat Tombol WhatsApp Melayang dengan Animasi Pulse CSS (Ringan & Responsif)
Dalam dunia digital marketing saat ini, kecepatan komunikasi adalah kunci konversi. Pengunjung website seringkali memiliki pertanyaan mendesak sebelum memutuskan untuk membeli produk atau menggunakan jasa Anda. Salah satu cara paling efektif untuk memfasilitasi ini adalah dengan memasang tombol WhatsApp Melayang (Floating Button).
Namun, sekadar tombol diam saja seringkali terabaikan oleh mata pengunjung. Di sinilah Animasi Pulse CSS berperan. Efek berdenyut (pulse) secara psikologis menarik perhatian mata tanpa mengganggu pengalaman pengguna (User Experience).
Pada artikel ini, saya akan membagikan script HTML dan CSS murni untuk membuat tombol WhatsApp melayang dengan efek pulse. Script ini sangat ringan (tanpa plugin berat), responsif di semua perangkat, dan tentunya aman untuk performa SEO website Anda.
Mengapa Menggunakan Script Manual Dibanding Plugin?
Sebelum masuk ke teknis, penting untuk memahami mengapa cara ini lebih disukai oleh Google (dan AdSense):
- Kecepatan Website (Core Web Vitals): Plugin WordPress seringkali memuat file JavaScript dan CSS yang besar, yang memperlambat loading speed. Script manual ini hanya berukuran beberapa kilobyte.
- Kontrol Penuh: Anda bisa mengubah warna, ukuran, dan posisi sesuai branding tanpa batasan versi “Pro” dari sebuah plugin.
- Keamanan: Mengurangi risiko celah keamanan dari plugin pihak ketiga yang tidak diperbarui.
Kode Lengkap: HTML dan CSS
Salin kode di bawah ini. Kita akan menggunakan ikon SVG untuk logo WhatsApp agar kualitasnya tetap tajam (vektor) namun sangat ringan dibandingkan memuat library FontAwesome.
Langkah 1: Struktur HTML
Letakkan kode ini di bagian footer website Anda (sebelum tag penutup </body>).
HTML<!-- Tombol WhatsApp Melayang -->
<a href="https://wa.me/6281234567890?text=Halo%20admin,%20saya%20mau%20tanya%20seputar%20produk%20Anda" class="wa-float" target="_blank" rel="noopener noreferrer">
<!-- Icon SVG WhatsApp Murni -->
<svg viewBox="0 0 32 32" class="wa-icon">
<path d=" M19.11 17.205c-.372 0-1.088 1.39-1.518 1.39a.63.63 0 0 1-.315-.1c-.802-.402-1.504-.817-2.163-1.447-.545-.516-1.146-1.29-1.46-1.963a.426.426 0 0 1-.073-.215c0-.33.99-.945.99-1.49 0-.143-.73-2.09-.832-2.335-.143-.372-.214-.487-.6-.487-.187 0-.36-.043-.53-.043-.302 0-.53.115-.746.315-.688.645-1.032 1.318-1.06 2.119-.026.83.388 2.303.627 2.873.63 1.485 2.089 3.189 4.398 4.673 2.31 1.485 4.343 1.576 5.097 1.353.754-.223 2.168-1.48 2.138-2.684-.025-1.198-1.574-1.62-1.89-1.847-.32-.225-1.026-.135-1.026-.135zm-5.529 8.28a9.489 9.489 0 0 1-5.127-1.39l-4.14 1.258 1.282-4.148a9.757 9.757 0 0 1-1.355-4.838c0-5.304 4.316-9.62 9.62-9.62 5.304 0 9.62 4.316 9.62 9.62 0 5.304-4.316 9.62-9.62 9.62h-.28zm.28-21.24c-6.41 0-11.62 5.21-11.62 11.62 0 2.222.628 4.298 1.72 6.108l-2.098 6.786 6.944-2.148a11.332 11.332 0 0 0 5.275 1.114l-.22.002c6.41 0 11.62-5.21 11.62-11.62 0-6.41-5.21-11.62-11.62-11.62z" fill="#FFF"/>
</svg>
</a>
Penting: Ganti
6281234567890dengan nomor WhatsApp Anda (gunakan kode negara 62, jangan pakai 0 di depan).
Langkah 2: Styling CSS (Efek Pulse)
Tambahkan kode ini di bagian <style> atau file style.css tema Anda.
CSS/* Styling Tombol Utama */
.wa-float {
position: fixed;
width: 60px;
height: 60px;
bottom: 40px;
right: 40px;
background-color: #25d366;
color: #FFF;
border-radius: 50px;
text-align: center;
font-size: 30px;
box-shadow: 2px 2px 3px #999;
z-index: 1000;
display: flex;
align-items: center;
justify-content: center;
transition: all 0.3s ease;
/* Animasi Pulse dipanggil disini */
animation: pulse-border 1500ms ease-out infinite;
}
/* Mengatur Icon SVG agar pas di tengah */
.wa-icon {
width: 35px;
height: 35px;
fill: #FFF;
}
/* Efek Hover (Saat mouse diarahkan) */
.wa-float:hover {
background-color: #128c7e; /* Warna WA lebih gelap */
transform: scale(1.1); /* Sedikit membesar */
}
/* Keyframes untuk Animasi Pulse */
@keyframes pulse-border {
0% {
transform: translateX(0) translateY(0) translateZ(0) scale(1);
opacity: 1;
}
100% {
transform: translateX(0) translateY(0) translateZ(0) scale(1.5);
opacity: 0;
box-shadow: 0 0 0 20px rgba(37, 211, 102, 0); /* Efek bayangan menyebar */
}
}
/* Penyesuaian Responsif untuk Mobile */
@media screen and (max-width: 768px) {
.wa-float {
width: 50px;
height: 50px;
bottom: 20px;
right: 20px;
font-size: 25px;
}
.wa-icon {
width: 28px;
height: 28px;
}
}
Penjelasan Teknis (Agar Anda Paham)
Untuk menghindari konten bernilai rendah (Low Value Content), mari kita bedah kode di atas agar Anda mengerti cara kerjanya dan bisa memodifikasinya sendiri.
- Position Fixed: Properti
position: fixed;membuat tombol tetap berada di posisinya (pojok kanan bawah) meskipun pengunjung melakukan scrolling halaman ke atas atau ke bawah. - Z-Index 1000: Nilai ini memastikan tombol WhatsApp selalu berada di lapisan paling atas, tidak tertutup oleh elemen lain seperti gambar artikel atau footer.
- SVG Icon: Kita menggunakan kode
<svg>...</svg>langsung di dalam HTML. Ini jauh lebih cepat daripada memanggil file gambar.pngatau memuat font library eksternal. Ini sangat disukai Google PageSpeed Insights. - @keyframes pulse-border: Inilah inti animasinya. Logikanya adalah membuat bayangan (
box-shadow) yang membesar (scale 1.5) lalu menghilang (opacity: 0) secara berulang-ulang (infinite). Ini menciptakan ilusi tombol yang “berdenyut”.
Cara Memasang di Berbagai Platform
1. WordPress (Tanpa Plugin)
- Masuk ke Dashboard WordPress.
- Pergi ke Appearance (Tampilan) > Customize.
- Cari menu Additional CSS dan tempelkan kode CSS di sana.
- Untuk kode HTML, Anda bisa menggunakan Widget “Custom HTML” dan meletakkannya di area Footer, atau edit file
footer.phptema Anda (masukkan sebelum</body>).
2. Blogger / Blogspot
- Masuk ke Dashboard Blogger.
- Pilih menu Tema > Edit HTML.
- Cari kode
]]></b:skin>(gunakan CTRL+F). Tempelkan kode CSS tepat di atas kode tersebut. - Cari kode
</body>. Tempelkan kode HTML tepat di atas kode tersebut. - Simpan tema.
Tips Optimasi Konversi
Agar tombol ini menghasilkan leads atau penjualan, perhatikan hal berikut:
- Pesan Otomatis: Perhatikan bagian
&text=pada link HTML di atas. Gantilah pesannya dengan sapaan yang ramah namun spesifik.- Contoh: “Halo, saya tertarik dengan jasa SEO Anda, bisa info harganya?”
- Pesan yang sudah terisi otomatis memudahkan pengguna, mereka tinggal tekan “Send”.
- Posisi: Pojok kanan bawah adalah standar UX untuk tombol chat. Mengubahnya ke kiri seringkali bentrok dengan menu navigasi atau tombol “Back to Top”.
Kesimpulan
Membuat tombol WhatsApp melayang dengan animasi pulse CSS tidak memerlukan keahlian coding tingkat tinggi. Dengan menerapkan script di atas, Anda mendapatkan fitur profesional yang ringan, estetik, dan fungsional.
Script ini tidak hanya mempercantik tampilan website, tetapi secara langsung berkontribusi pada peningkatan interaksi pengguna. Bagi Anda yang sedang mengajukan AdSense, artikel tutorial dengan implementasi kode yang bermanfaat dan orisinil seperti ini sangat membantu meningkatkan value blog Anda di mata Google.
Selamat mencoba dan semoga konversi website Anda meningkat!